
Hewan
amfibi ini, yang asli dari gua-gua terdalam dan tergelap di Eropa (yang
paling terkenal di Slovenia) dan dulunya disangka “anak naga” telah
menjadi salah satu dari hewan paling ganjil di dunia. Hewan ini buta
total, dan kekurangan pigmentasi tubuh. Meskipun buta, ia dapat
menangkap sinyal-sinyal kimiawi dan sinyal-sinyal kelistrikan melalui
reseptor-reseptor di seluruh badannya. Ia memiliki kulit yang lunak dan
pucat yang sedikit menyerupai kulit manusia yang sangat pucat, itulah
sebabnya oleh penduduk setempat terkadang disebut “ikan manusia”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar